Tafsir Singkat Surat Ar Rum Ayat 21 dan Terjemah Per Kata

tafsir singkat surat ar rum ayat 21

Surat Ar Rum ayat 21 adalah ayat tentang tanda kekuasaan Allah dalam pernikahan dan tujuan pernikahan. Berikut ini terjemah per kata dan tafsir singkat Surat Ar Rum ayat 21.

Terjemah Surat Ar Rum Ayat 21

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. (QS. Ar Rum: 21)

Baca juga: Tafsir Singkat Surat Ar Rahman Ayat 33

Terjemah Per Kata

Berikut ini terjemah per kata Surat Ar Rum ayat 21.

danوَ
di antaraمِنْ
ayat-ayat-Nyaآيَاتِهِ
bahwaأَنْ
Dia menciptakanخَلَقَ
untuk kalianلَكُمْ
dariمِنْ
dirimu, jenis kalian sendiriأَنْفُسِكُمْ
pasangan-pasanganأَزْوَاجًا
agar kalian tenteramلِتَسْكُنُوا
kepadanyaإِلَيْهَا
dan Dia menjadikanوَجَعَلَ
di antara kalianبَيْنَكُمْ
rasa kasihمَوَدَّةً
dan rasa sayangوَرَحْمَةً
sesungguhnyaإِنَّ
di dalam, padaفِي
yang demikianذَٰلِكَ
terdapat tandaلَآيَاتٍ
bagi kaumلِقَوْمٍ
mereka berpikirيَتَفَكَّرُونَ

Baca juga: Terjemah Ali Imran Ayat 190-191

Tafsir Singkat Surat Ar Rum Ayat 21

Surat Ar Rum ayat 21 menyatakan bahwa tanda kekuasaan Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah Dia menjadikan pasangan hidup dari lawan jenis sesama manusia. Bukan makhluk lainnya.

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri,

Menurut Ibnu Katsir, min anfusikum (dari jenismu sendiri) artinya dari sesama manusia. Laki-laki mendapatkan istri perempuan dari kalangan manusia, bukan jin atau makhluk lain.

لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً

supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang.

Inilah tujuan pernikahan. Suami istri merasakan sakinah; ketenangan dan ketenteraman dalam berumah tangga. Ia tak lagi pusing memikirkan siapa jodohnya. Ia juga tidak resah karena kesepian dan kesendirian. Ia tenang karena memiliki teman sejati; pasangan hidup tempat berbagi.

Mawaddah adalah cinta karena faktor fisik. Cinta yang nuansanya romantis, mengandung hasrat dan pemenuhan syahwat.

Rahmah adalah kasih sayang, bukan karena faktor fisik. Ia muncul lebih karena faktor keimanan, karakter, dan akhlak. Jika umumnya mawaddah dominan pada pasangan muda, rahmah semakin menguat dengan bertambahnya usia pernikahan serta saling mengenal dan memahami pasangan. Rahmah membuat cinta bertahan hingga akhir kehidupan.

“Tetapi karena hidup berkeluarga itu bukan semata mawaddatan, bertambah mereka tua, bertambahlah kasih mesra kedua pihaknya bertambah dalam. Itulah dia rahmatan, yang kita artikan kasih sayang,” tulis Buya Hamka dalam Tafsir Al Azhar.

Sakinah mawaddah wa rahmah inilah tujuan pernikahan. Dengan ketiganya, pernikahan menjadi berkah dan langgeng untuk mencapai tujuan yang lebih besar lagi; melahirkan generasi berikutnya serta memperbaiki masyarakat dan negara.

إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.

Orang yang bisa merasakan tanda-tanda kekuasaan Allah adalah orang yang berpikir. Ia bisa memikirkan, bagaimana jika tidak ada pernikahan. Manusia bebas berhubungan dengan siapa pun yang mereka temui. Tidak ada aturan, tidak jelas garis keturunan, tidak ada kehormatan dan kemuliaan, rusaklah dunia. Karenanya sungguh ketika Allah menjadikan manusia berpasangan dengan lawan jenisnya dalam ikatan pernikahan, itu adalah tanda kekuasaan-Nya.

Baca juga: Ayat Kursi

Penutup

Surat Ar Rum ayat 21 ini (terjemahnya) sering tercetak di undangan pernikahan. Sungguh maknanya sangat dalam. Dalam pernikahan, ada tanda kekuasaan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dan membentuk keluarga sakinah mawaddah wa rahmah adalah tujuannya.

Tanda-tanda kekuasaan Allah seperti ini hanya bisa diketahui dan dirasakan oleh orang-orang yang berpikir. Karenanya, berpikirlah hingga sampai pada terbukanya tanda-tanda kekuasaan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang akan membuat kita lebih banyak bersyukur dan memuji-Nya.

Untuk penjelasan lebih lengkap beserta isi kandungan ayat ini, silakan baca di artikel Surat Ar Rum Ayat 21. Wallahu a’lam bish shawab. [Muchlisin BK/QuranHadits.id]