Tafsir Singkat Surat Yusuf Ayat 4 dan Terjemah Per Kata

tafsir singkat surat yusuf ayat 4

Surat Yusuf ayat 4 adalah ayat yang berisi kisah mimpi Nabi Yusuf ‘alaihis salam. Berikut ini tafsir singkat Surat Yusuf ayat 4 dan terjemah per kata.

Terjemah Surat Yusuf Ayat 4

إِذْ قَالَ يُوسُفُ لِأَبِيهِ يَا أَبَتِ إِنِّي رَأَيْتُ أَحَدَ عَشَرَ كَوْكَبًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ رَأَيْتُهُمْ لِي سَاجِدِينَ

(Ingatlah), ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: “Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku.” (QS. Yusuf: 4)

Baca juga: Tafsir Singkat Surat At Taubah Ayat 105

Terjemah Per Kata

Berikut ini terjemah per kata Surat Yusuf ayat 4:

Ketikaإِذْ
dia berkataقَالَ
Yusufيُوسُفُ
kepada ayahnyaلِأَبِيهِ
wahaiيَا
ayahkuأَبَتِ
sesungguhnya akuإِنِّي
aku melihatرَأَيْتُ
sebelasأَحَدَ عَشَرَ
bintang-bintangكَوْكَبًا
dan matahariوَالشَّمْسَ
dan bulanوَالْقَمَرَ
aku melihat merekaرَأَيْتُهُمْ
kepadakuلِي
yang bersujudسَاجِدِينَ

Baca juga: Tafsir Singkat Surat Al Falaq

Tafsir Singkat Surat Yusuf Ayat 4

Surat Yusuf ayat 4 merupakan salah satu ayat yang berisi kisah. Yakni kisah Nabi Yusuf ‘alaihis salam semasa kecil, ketika beliau menceritakan mimpinya kepada sang ayah, Nabi Ya’qub ‘alaihis salam.

إِذْ قَالَ يُوسُفُ لِأَبِيهِ

(Ingatlah), ketika Yusuf berkata kepada ayahnya:

Ini menunjukkan kedekatan hubungan Nabi Ya’qub dan Nabi Yusuf sehingga Nabi Yusuf mudah menceritakan atau curhat kepada sang ayah. Demikianlah seharusnya hubungan ayah dan anak, memiliki kedekatan psikologis.

يَا أَبَتِ إِنِّي رَأَيْتُ أَحَدَ عَشَرَ كَوْكَبًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ رَأَيْتُهُمْ لِي سَاجِدِينَ

“Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku.”

Inilah mimpi yang Nabi Yusuf ceritakan kepada sang ayah. Mimpi ini bukan mimpi biasa. Bukan mimpinya anak-anak. Sayyid Qutb menjelaskan, biasanya kalau anak-anak bermimpi bintang, mereka melihat bintang itu di hadapan mereka atau dalam pangkuannya. Namun dalam mimpi ini, 11 bintang itu bersujud kepada Nabi Yusuf. Demikian pula matahari dan bintang.

Ibnu Katsir menjelaskan, 11 bintang adalah saudara-saudara Nabi Yusuf. Sedangkan matahari dan bulan adalah ayah dan ibunya.

Kelak mimpi itu menjadi kenyataan. Empat puluh tahun kemudian, Nabi Yusuf mempersilakan kedua orang tuanya untuk menduduki kursi singgasananya, sedangkan seluruh saudaranya ada di hadapannya.

Baca juga: Ayat Kursi

Penutup

Ayat ini mengandung hikmah sejarah, mulai dari bagaimana kedekatan ayah dan anak, juga bagaimana masa kecil Nabi Yusuf, kebenaran mimpinya yang kelak menjadi kenyataan. Surat Yusuf ayat 4 ini bukan ayat pengasihan sebagaimana keyakinan sebagian orang, sebab hal itu tidak memiliki dasar dan bahkan sebagian ulama mengingatkan bahaya ketergelinciran keyakinan yang demikian.

Untuk penjelasan lebih lengkap beserta isi kandungan ayat ini, silakan baca di artikel Surat Yusuf Ayat 4. Wallahu a’lam bish shawab. [Muchlisin BK/QuranHadits.id]